Masih Ingat Penculikan Siswi SMA yang Mukanya Disayat-sayat? Kini Terungkap Fakta Baru, Fakta ke 2 Bikin Geram!

Kasus penganiyaan terhadap salah satu siswi SMA Teladan Meda, Nadya (17) masih belum membuahkan titik temu. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Nadya korban penculikan dan penganiyaan oleh seorang pria (DS) ditemukan bersimbah darah disebuah kebun jeruk. Diduga pelaku berniat untuk membunuh korban dengan cara menculik, merampok dan menganiyaya korban.

Berikut beberapa fakta tentang DS, si sadis yang telah menyayat-nyayat wajah Nadya dan membawa kabur sepeda motornya

Korban sering mengigau nama pelaku
Korban sering mengigau nama pelaku
DS selalu disebut-sebut korban, saat ia menangis menahan sakit luka sayatan di wajahnya.
"Dipijak-pijaknya aku. Mau dibunuhnya aku. Mau dimatikan aku," kata Iwelya, kakak Nadya menirukan ucapan adiknya seperti dikutip Grid.ID
Pelaku diduga residivis narkoba dan sudah beristri
Pelaku diduga residivis narkoba dan sudah beristri
Sosok DS yang menyiksa dan menyayat wajah korban ternyata seorang residivis narkoba dan sudah beristri, hal ini diperkuat dengan informasi kepolisian setempat yang kebetulan tetangga korban di Jalan Tanah Jawa, Gg Jafar Kelurahan Melayu, Siantar Utara.
"Udah beristri itu, pemain sabu juga itu. Kenal kali aku siapa ini. Pernah kulabrak kudatangi pakai barakuda. Jualan sate, kurier sabu itu. Tegap-tegap ini orangnya," kata seorang polisi.
Namun sampai sekarang, pelaku masih kunjung belum tertangkap, padahal pihak kepolisian saudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban, pengecekan lokasi kejadian perkara. 

Kerap berkunjung ke rumah korban
Kerap berkunjung ke rumah korban
Seperti yang dilansir Grid.ID, pelaku diduga kerap berkunjung ke rumah korban, tidak cuma sekedar bertamu, tapi pelaku yang sudah dianggap keluarga sendiri, bahkan kerap makan dan minum di rumah korban.
Seperti yang diketahui sebelumnya, Nadya, siswi SMA Teladan diajak keluar pelaku dengan dalih mengajak kumpul-kumpul bersama teman-temannya, tapi korban malah diajak pelaku di sebuah kebun jeruk, dan menyiksa korban, parahnya wajah korban disayat-sayat dengan sebilah pisau.
Hingga korban ditemukan keesokan harinya dalam keadaan bersimbah darah.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==